Cara Membuat Acar Mentah

Acar mentah
By: Seruni Puspa Indah

Makan sate, nasi goreng, martabak telur kurang lengkap rasanya tanpa adanya acar mentah….bahkan ibu kami bila masak opor ayam suka menyajikannya dgn acar ini juga, cocok lho…..😊

Kalau di Korea ada Kimchi kalau di Indonesia ada Acar. Rasanya sama – sama asamnya, yang beda bahan dan proses pembuatannya. Kimchi di buat dengan proses fermentasi yang memakan waktu sampai 2 hari sehingga mempunyai aroma yang sangat menyengat dan khas, sedangkan proses membuat acar lebih simple dan mudah. Acar di Indonesia sering di jadikan hidangan pelengkap. Misalnya hidangan pelengkap untuk nasi goreng, mie pangsit, mie dan bihun goreng, atau bisa juga langsung di santap sebagai salad.

Bahan-bahan

  • 1 buah nanas ukuran kecil
  • 3 buah timun
  • 1 buah wortel
  • 15 cabe rawit (biarkan utuh)
  • 6 siung bawang merah
  • 1/2 sdt garam
  • 3 sdm gula pasir
  • 1 sdm cuka (saya pake cuka Dixi)
  • 200 ml air hangat

Langkah

  1. Kupas nanas, timun, wortel dan bawang merahnya.
  2. Potong potong kotak kecil nanas, timun, wortel dan bawang merahnya…..untuk timun buang bagian tengahnya.
  3. Aduk jadi satu…bila tidak suka nanas bisa dihilangkan dan jumlah timun ditambah.
  4. Pada air hangat masukkan gula pasir, garam dan cuka aduk rata…
  5. Masukkan larutan gula cuka ke bahan acar yg sdh dipotong potong.
  6. Aduk rata….cek rasanya….bila suka rasa asam bisa ditambah lagi cukanya…..kalo saya suka rasa agak manis dgn rasa asam yg ringan…😊…lalu dinginkan dan simpan di kulkas.
  7. Acar mentah yg sdh dingin siap dinikmati dgn segala macam makanan….
  8. Misalnya…acar mentah yg dibuat tadi, saya sajikan bersama nasi kebuli dan gepuk daging….😊

Sumber : https://cookpad.com/id/resep/4032568-acar-mentah

7 Alasan Kenapa Anda Harus Rutin Minum Air Timun

Timun adalah buah yang biasanya dihidangkan sebagai pelengkap lalapan, acar, atau sayur. Buah ini kerap dijumpai sehari-hari karena mudah didapat. Di samping itu, rasanya juga segar dan manis sehingga cocok untuk diolah menjadi berbagai macam hidangan. Namun, tahukah Anda bahwa timun juga bisa dijadikan minuman? Anda bisa mencoba sendiri membuat air timun di rumah. Karena khasiat air timun bagi kesehatan sudah tidak diragukan lagi, segera hidangkan air timun sebagai alternatif air putih biasa di rumah atau untuk dibawa beraktivitas sehari-hari.

Memilih timun yang baik
Memilih timun yang tidak terasa pahit atau terlalu lembek memang sedikit sulit. Perhatikan warna kulitnya dan pilihlah timun yang berwarna hijau terang. Timun yang sedikit gelap rasanya masih sedikit manis, selama kulitnya tidak berkeringat atau kusam. Untuk memastikan timun Anda renyah, tekstur timun yang Anda pilih seharusnya terasa padat ketika ditekan. Anda juga sebaiknya melihat apakah bentuk timun proporsional atau tegak dari satu ujung ke ujung lainnya. Semakin besar ukuran timun, rasanya akan semakin pahit. Timun akan tetap segar selama beberapa hari jika disimpan di dalam kulkas.

Cara membuat air timun
Jika Anda memilih timun yang organik, Anda tidak perlu mengupas kulitnya. Kulit timun mengandung berbagai manfaat bagi tubuh yang sayang dilewatkan. Akan tetapi, kalau Anda membeli timun biasa, sebaiknya kupas kulit timun karena berisiko terkontaminasi pestisida dan berbagai bahan kimia berbahaya lainnya.

Cuci timun dengan bersih dan siapkan air dalam botol atau pitcher. Potong timun tipis-tipis agar nutrisinya lebih cepat terserap oleh air. Rendam dalam air dan diamkan selama kurang lebih satu malam di dalam kulkas.

Khasiat air timun
Selain terasa lebih segar dari air biasa, khasiat air timun bagi tubuh sangat mujarab untuk menghalau berbagai masalah kesehatan. Jika Anda rutin minum air timun paling tidak delapan gelas setiap hari, Anda akan mendapatkan manfaat-manfaat berikut ini.

1. Menjaga kesehatan kulit
Anda mungkin pernah mendengar kegunaan timun sebagai masker wajah. Ternyata, minum air timun juga bermanfaat bagi kulit. Timun memang baik untuk menjaga kesehatan kulit baik dari luar maupun dari dalam. Rutin minum air timun akan membuat kulit Anda lebih cerah dan kenyal. Kandungan asam pantotenat (juga dikenal sebagai vitamin B5) dalam timun ampuh untuk mengobati jerawat.

2. Mencegah penuaan dan melawan radikal bebas
Kegiatan Anda sehari-hari berisiko menyebabkan penuaan dini. Ini karena radikal bebas bisa menyerang Anda melalui polusi, asap rokok, atau sinar matahari. Timun kaya akan antioksidan yang mampu mencegah kerusakan berbagai sel dalam tubuh akibat radikal bebas. Selain itu, kandungan beta-karoten, vitamin C, dan berbagai mineral seperti mangan yang baik untuk mencegah proses penuaan dini.

3. Mencegah naiknya tekanan darah
Khasiat air timun bagi kesehatan darah ternyata sudah cukup dikenal. Bagi penderita hipertensi, biasanya dalam tubuhnya terdapat kadar sodium yang terlalu tinggi. Kelebihan sodium berisiko menyebabkan kadar air dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Hal ini akan memicu naiknya tekanan darah. Untuk menetralkan kadar air, tubuh memerlukan kandungan kalium yang cukup. Sayangnya, kebanyakan orang tidak mendapatkan asupan kalium yang diperlukan tubuh setiap hari.

Anda bisa menyiasatinya dengan rutin minum air timun. Timun kaya akan kalium yang berfungsi untuk membantu menyeimbangkan kadar sodium yang ada pada ginjal. Dengan begitu, tekanan darah akan jadi stabil dan Anda bisa mencegah tekanan darah naik. Selain itu, air timun juga bisa menjaga agar darah Anda tetap menggumpal secara wajar.

4. Membuang racun-racun dalam tubuh
Timun memiliki sifat diuretik atau bisa memicu produksi air seni. Ini berarti ginjal Anda akan semakin sering mendorong racun-racun, bakteri, dan zat hasil metabolisme yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh keluar melalui urin. Proses ini juga dikenal sebagai detoksifikasi. Tubuh pun akan jadi lebih segar karena bersih dari berbagai racun dan zat berbahaya.

5. Membantu menurunkan berat badan
Terkadang Anda merasa lapar dan ingin makan sesuatu, padahal Anda sebenarnya hanya kekurangan cairan dan haus. Cobalah untuk menenggak air timun ketika Anda tiba-tiba merasa lapar. Minuman ini akan membantu Anda merasa lebih kenyang dengan kadar kalori yang sangat rendah. Jika Anda tidak merasa lapar lagi setelah minum air timun, berarti sesungguhnya Anda hanya merasa haus. Cara ini baik untuk Anda yang sedang berusaha menurunkan atau menjaga berat badan ideal.

6. Membantu mencegah kanker
Penelitian menunjukkan bahwa kukurbitasin dan senyawa lignan yang terdapat pada timun mampu melawan pertumbuhan sel kanker. Studi lain yang dilaksanakan oleh Robert H. Lurie Cancer Center di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa timun bisa membunuh berbagai jenis sel kanker, mengecilkan tumor, dan merangsang sistem kekebalan tubuh Anda. Kanker prostat juga bisa dilawan dengan senyawa flavonoid fisetin yang terkandung dalam timun.

7. Memperkuat tulang
Timun memiliki kandungan vitamin K yang sangat tinggi. Satu gelas air timun bisa memenuhi hingga 20% dari angka kebutuhan vitamin K yang disarankan dalam satu hari. Vitamin ini berguna untuk memproduksi protein yang dibutuhkan oleh tulang dan jaringan-jaringan pembentuknya.