CaraMembuat KERUPUK NASI PEDAS

KERUPUK NASI PEDAS

Kerupuk adalah makanan ringan yang pada umumnya atau biasannya dibuat dari adonan tepung tapioka yang dicampur dengan bahan perasa atau tambahan lainnya seperti udang, bawang, atau ikan. Kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sampai matang, kemudian dipotong tipis-tipis, dikeringkan di bawah panasnnya sinar matahari. Lalu setelah kering kemudian digoreng dengan minyak yang banyak dan panas. Kerupuk mempunyai tekstur yang garing dan sering dijadikan pelengkap untuk berbagai makanan Indonesia seperti lodeh, rujak, gado-gado dan makanan Indonesia yang lain.

Kerupuk sendiri biasannya dijual di dalam sebuah kemasan plastik, ada yang dijual dalam keadaan digoreng dan ada yang dijual dalam keadaaan mentah.Keberadaan kerupuk sendiri di tengah-tengah memang sangat digemari di berbagai kalangan, mengigat bahwa Indonesia sendiri mempunyai julukan “gudangya kerupuk” yang dimaksudakan adalah berbagai jenis macam rasa dan bentuk kerupuk ada di negara ini. Kuliner satu ini juga tidak lepas dari perannya yang selalu ada di tiap acara, namun juga tidak lepas dari sejarahnnya, bagaimana awal mula kuliner satu ini muncul di tengah-tengah masyarakat dan melekat di hati rakyat Indonesia.

Bahan :

  • 1 mangkuk Nasi sisa semalam, rendam air selama 1-2 jam
  • 1 mangkuk Tepung tapioka (tambah jk kurang)
  • 5 siung Bawang putih
  • 1 sdt Ketumbar
  • 2 batang Daun bawang bag hijaunya, iris halus, cincang
  • Secukupnya Garam, kaldu bubuk (optional), cabe bubuk (optional)

Cara :

  1. Blender nasi yg sdh direndam td & tiriskan dg bawang putih, ketumbar dan garam hingga halus. Lalu campur dg tapioka, daun bawang, kaldu bubuk dan cabe bubuk (cabe dan daun bawang bisa ikut diblender monggo silhkn pilih mn yg disuka)
  2. Tuang tapiokanya sedikit demi sedikit ya, aduk dulu dg spatula kayu (spy gak lengket di tangan), jika sdh mendekati kalis baru uleni dg tangan. Bentuk lonjong adonan spt mpek2 lenjer (ciri2 kalis adonan gak akan lengket ketika dibentuk)
  3.  Rebus dlm air mendidih hingga mengapung, angkat, tiriskan, simpan ke dlm kulkas semalaman supaya mudah diiris
  4. Jemur sampai kering 1-2 hari, goreng

Happy cooking😍
Salam simply tasty dari dapurVY☺N

Sejarah Kerupuk
Konon katannya sejarah dari krupuk itu sendiri diambil dari kisah nyata tentang keluarga miskin yang memiliki banyak sekali anak. Sehingga untuk bertahan hidup mereka rela makan nasi dengan lauk sawut (ketela pohon yang diserut/diparut). Dari situlah pembuatan sawut, yaitu pertama-tama ketela pohon diparut kemudian diberi air. setelah itu, parutan ketela pohon yang tercampur air diperas dan diambil sarinya. lalu diendapkan. kemudian endapan tersebut dijemur dan jadilah tepung tapioka. lalu tepung tersebut diolah menjadi krupuk, begitulah kirannya sejarah singkat awal mulannya muncul kuliner kerupuk yang sering kita jumpai sehari-hari.Setelah sejarahnya keupuk yang teryata berawal dari bahan tepung tapioka, kini kita akan membahas berbagai macam jenis-jenis kewrupuk yang mulai berkembang di tengtah masyarakat.

Jenis-jenis Kerupuk:

Kerupuk melarat
Kerupuk melarat adalah salah satu makanan khas Cirebon dan sekitarnya. Makanan ini disajikan dengan menambahkan sambal asam. Jajanan kerupuk melarat sangat cocok disantap pada musim kemarau, selain menambah selera makan juga dapat membangkitkan semangat kerja. Tepung tapioka digunakan sebagai bahan dasarnya, dengan bentuk seperti tali rafia yang ruwet (urak-urakan) dengan beragam warna, di antaranya merah mudah, kuning, putih, dan hijau. Melarat berarti miskin. Kerupuk melarat digoreng tidak memakai minyak goreng, tapi memakai pasir yang sudah dibersihkan terlebih dahulu, yang melalui proses pengeringan dan penyaringan dengan cara diayak. Unik juga ya namanya, namun bukar berarti orang yang mempunyai kedudukan tinggi tidak bisa menikmati kerupuk jenis ini.

Kerupuk udang
Kerupuk udang adalah kerupuk yang terbuat dari adonan tepung tapioka yang dicampur dengan udang yang ditumbuk halus yang diberi bumbu rempah dan penambah rasa. Biasanya jenis udang yang digunakan adalah udang-udang kecil atau udang rebon yang ditumbuk hingga halus. Adonan mentah ini kemudian dikukus dan setelah matang dan kenyal diiris tipis-tipis, setelah itu dijemur hingga kering. Pengeringan dengan terik matahari biasanya sekitar 2-3 hari. Kerupuk mentah yang kering ini siap digoreng kapan saja agar bisa menjadi kerupuk yang siap dihidangkan.

Kerupuk kulit
Kerupuk kulit beberapa daerah menyebutnya rambak atau jangek adalah kerupuk yang terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau yang diolah dengan diberi bumbu rempah dan penambah rasa. Setelah mengalami proses perebusan dan pengeringan pada panas matahari biasanya sekitar kurang lebih 2-3 hari, setelah kering kerupuk mentah yang sudah kering ini siap digoreng menjadi kerupuk yang siap untuk disajikan.

:
Kerupuk gendar
Kerupuk gendar terkadang disebut gendar saja, adalah kerupuk yang terbuat dari adonan nasi yang diberi bumbu rempah dan penambah rasa. Untuk menambah tekstur kekenyalan kadangkala ditambahkan bleng, tetapi jika tidak menggunakan bleng bisa ditambahkan tepung tapioka agar adonan mentahnya menjadi kenyal dan padat. Setelah adonan ditumbuk halus dan merata kemudian diiris tipis dan dijemur sampai kering. Kurang lebih 2-3 hari penjemuran kerupuk mentah ini bisa digoreng dan siap dihidangkan sebagai kerupuk gendar.

Rengginang
Rengginang adalah jenis kerupuk berukursn tebal yang terbuat dari nasi atau beras ketan yang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari lalu digoreng panas dalam minyak goreng dalam jumlah yang banyak. Sedikit berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak. Seringkali juga kerupuk rengginang dibuat dari nasi sisa yang tak termakan, lalu dijemur dan dikeringkan untuk kemudian digoreng dan dijadikan rengginang. Di daerah Jawa Tengah juga ada sejenis penganan yang sama yang disebut intip, yakni kerak nasi sisa menanak yang melekat pada dandang yang kemudian dikeringkan dan digoreng. Perbedaan antara intip dan rengginang hanyakah ukurannya. Intip mempunyai ukuran lebih besar daripada rengginang karena dicetak dari dandang atau periuk penanak nasi kadan diberi toping gula merah diatasnya.Rengginang dapat digoreng tanpa diberi bumbu maupun rasa, asin atau manis karena sudah gurih. Ada jenis rengginang yang diberi rasa dengan udang, terasi, atau kerang lorjuk (kerang bambu).

Rempeyek
Rempeyek atau peyek adalah sejenis makanan pelengkap dari kelompok gorengan. Pengertian secara umumnya, rempeyek adalah gorengan tepung terigu yang dicampur dengan air hingga membentuk adonan kental, diberi bumbu (terutama garam dan bawang putih), dan diberi bahan pengisi yang khas, biasanya biji kacang tanah atau kedelai. Peran tepung di sini adalah sebagai pengikat. Pengisi dapat juga bahan pangan hewani berukuran kecil, seperti ikan teri, ebi, udang kecil, jingking, atau laron. Saat ini orang juga membuat rempeyek dari daun bayam

Kerupuk Jengkol
Meskipun banyak orang mengaku penyuka jengkol, ternyata ketika disodori sebungkus kerupuk dan emping jengkol tak banyak yang menolak bahkan sampai dibuatnya ketagihan. Tak heran karena kerupuk sederhana ini rasanya memang kriuk enak.
Seperti namanya kerupuk dan emping ini memang berbahan dasar utama jengkol. Untuk jenis kerupuk jengkol biasanya terbuat dari jengkol yang kemudian dicampur bersama dengan tepung kanji. Bentuknya bundar dengan warna cokelat butek tak menarik mata dengan rasa jengkol yang tak begitu menyengat lagi. Sedangkan emping jengkol benar-benar terbuat dari jengkol yang dipipihkan dan dikeringkan lalu digoreng. Karena tidak dicampur dengan kanji maka rasa dan bentuknya hamper mirip dengan emping.