Resep Membuat Tongseng Ayam Kuah Sntan yang Lezat dan Gurih

Tongseng adalah salah satu masakan berkuah santan dan memiliki rasa yang gurih, sedikit manis dan pedas, bahan dasar dari tongseng ini ialah daging kambing di tambah dengan irisan kubis, tomat dan potongan cabe rawit. Dari segi tampilanya sekilas terilahat seperti gulai, namun tetapi proses memasak dan rasanya sangat berbeda.


Masakan tongseng pertama di kenal memakai bahan utamanya daging kambing yang di iris, dan teknik memasaknya juga hanya meredam bau yang khas dari daging kambing. Namun seiring berjalanya waktu, beberapa orang lebih menyukai mamakai daging sapi dan daging ayam sebagai bahan utamanya.

Perlu bunda ketahui tongseng daging ayam mempunyai rasa yang tidak kalah nikmatnya dari tongseng daging kambing atau sapi. Kuah santannya masih tetap mendominasi empuknya daging ayam, di tambah irisan kubis dan tomat serta cabe rawit. Apabila bunda menginginkan membuat tongseng yang lebih unik, bunda bisa memadukan antara daging dengan jeroan, misalnya menambahkan ati ampela, dan ceker ayam.

Apabila bunda tertarik dengan masakan tongseng ayam ini?… Persiapkan bahan-bahan dan ikuti cara memasak tongseng ayam yang enak dan lezat di bawah langkah ini.

Note : Jika bunda belum pernah memasak tongseng ini sebaiknya menggunakan daging dada ayam terlebih dahulu sebelum bunda bereksperimen menggunakan bahan utamanya dengan daging bagian yang lainnya.

Tongseng Ayam Santan

Bahan – Bahan

  • Dada ayam sebanyak 500 gram lalu dipotong-potong sesuai selera
  • Tomat hijau sebanyak 4 buah
  • Daun kol sebanyak 5 lembar lalu di iris tipis
  • Kentang sebanyak 2 butir ukuran sedang, lalu dipotong-potong sesuai selera
  • Cabai rawit merah sebanyak 10 buah
  • Bawang merah sebanyak 6 siung
  • Bawang putih sebanyak 3 siung
  • Kemiri sebanyak 3 butir disangrai
  • Serai sebanyak 1 batang dikeprak
  • Cabai merah keriting sebanyak 4 buah
  • Ketumbar sebanyak ½ sendok teh
  • Santan kental sebanyak 10 sendok makan
  • Air sebanyak 600 cc
  • Kecap manis secukupnya
  • Bubuk kaldu ayam, merica, garam dan gula secukupnya

Cara Membuat Tongseng Ayam

  1. Haluskan 3 butir kemiri, dengan 4 buah cabai merah keriting, ½ sendok teh ketumbar, 6 siung bawang merah dan 3 siung bawang putih menggunakan ulekan.
  2. Panaskan 3 sendok makan minyak goreng di atas wajan, lalu tumis bumbu halus tersebut dan tambahkan 1 batang serai hingga tercium wangi.
  3. Masukkan 500 gram daging ayam yang sudah di potong-potong, ke dalam tumisan bumbu dan masak sampai daging berwarna putih.
  4. Setelah itu masukan 10 sendok makan santan kental dan 600 cc air aduk rata.
  5. Kemudian segera masukkan 2 butir kentang, 10 buah cabai rawit dan 4 buah tomat, beserta kaldu ayam bubuk, gula, garam, merica dan kecap kental manis secukupnya atau sesuai selera.
  6. Jika kentang sudah terlihat empuk langsung masukkan 5 lembar kol yang sudah di iris dan masak sebentar saja karena kol nya jangan sampai terlalu matang/layu.
  7. Test rasa dengan mencicipi kuahnya sedikit, lalu Jika merasa sudah pas di lidah, angkat segera dari atas kompor.
  8. Resep Membuat Tongseng Ayam Santan yang Enak dan Gurih kini siap untuk di sajikan dengan nasi putih panas, dan jangan lupa tambahkan taburan bawang goreng di atasnya, dan hadirkan kerupuk bawang/udang serta irisan jeruk nipis supaya rasanya lebih wangi dan maknyosssss.

Selamat Mencoba

Resep & Gambar by: Bunda Tintin Rayner

Sumber : www.inirecipes.id

Info: Open endorse/paid promot! hubungi: 085793193785

5 Tips Memilih Daging Segar dan Halal 

Selain itu banyaknya bagian-bagian daging sapi juga bisa membuat kita bingung dan kurang teliti ketika membeli daging dan malah menyebabkan makanan yang kita konsumsi menjadi tidak sehat.

Berikut ini tips memilih daging segar dari UD. Viky Bahagia yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan daging berkualitas.

Tips Memilih Daging Segar

  • Perhatikan Warna Daging
    Daging yang segar dan berkualitas tentu berbeda dengan daging yang sudah busuk. Cara paling mudah untuk mengetahui kualitas daging adalah dari warnanya.

Daging sapi yang masih fresh berwarna merah dan segar. Selain itu warna daging juga tidak pucat dan tidak kotor.

  • Tekstur Daging
    Daging sapi yang segar memiliki tekstur yang terasa kenyal. Tekanlah sedikit daging tersebut, jika kembali ke posisi semula berarti daging tersebut masih baru dan segar.

Hal ini berbeda dari daging yang busuk dimana daging tersebut akan terasa lembek ketika ditekan.

  • Bau / Aroma

Daging yang segar memiliki aroma yang segar pula atau dengan kata lain memiliki bau khas “sapi”. Sementara itu daging yang busuk akan menimbulkan bau busuk atau asam.

  •  Tidak Berair

Jika Anda membeli daging mungkin Anda sering melihat cairan berwarna merah mirip darah. Cairan itu bukanlah darah melainkan “sari” dari daging tersebut.

  • Cek Sertifikat Halal

Supplier atau penjual daging yang halal dan profesional tentu mempunyai izin halal dari pihak MUI. Pastikan Anda membeli daging dari penjual / supplier daging yang mempunyai izin halal.

Cobalah untuk membeli daging yang tidak berair, karena jika berarir maka daging tersebut sudah berada cukup lama berada di udara bebas.

Itulah tips membeli / memilih daging yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan daging berkualitas. Jika Anda membutuhkan daging segar segera hubungi UD. Viky Bahagia sebagai supplier daging sapi yang menyediakan daging berkualitas baik fresh atau frozen.