Resep Nastar Keju Ala NY LIEM. Dijamin Lembut & Lumer Di Mulut

Popularitas kue nastar begitu menggema di seluruh pelosok Indonesia, bahkan menjadi cemilan wajib ketika perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal dan Imlek. Kue kering berasal dari zaman penjajahan Belanda itu sudah menyatu kuat dengan kebudayaan nusantara, malahan hampir semua rumah bisa membuat sendiri.

Proses pembuatan nastar memakan waktu cukup singkat, apalagi hanya mengusung campuran adonan dari telur, mentega dan tepung terigu. Kegurihan kue ini terletak di bagian isi, yakni selai dari buah nanas. Tak heran orang Belanda tempo dulu menyebutnya nastar, berasal dari dua bahasa yakni ananas dan taart. Resep sudah turun-menurun dan mengalami ‘modifikasi’ sesuai selera.

Ada banyak jenis kue nastar, salah satu paling digemari dan sering banjir pesanan yaitu nastar keju ala NY LIEM. Rasa asin keju membuat kue kering bertambah gurih dan lembut ketika digigit, belum lagi aroma wangi semakin menggoda untuk mencicipinya. Tertarik menjajal resep kue nastar keju? Siapkan ‘empat bahan utama’ berikut ini!

Bahan A:

  • 100 gram butter
  • 50 gram margarin
  • 60 gram gula kastor
  • 2 kuning telur
  • 1 putih telur

Bahan B:

  • 150 gram keju parmesan

Bahan C:

  • 25 gram susu bubuk full cream
  • 300 gram tepung
  • terigu protein sedang

Bahan D:

  • 3 kuning telur (kocok rata)
  • Keju cheddar parut memanjang

Isi: selai nanas buatan sendiri

Cara Membuat :

  1. Campur dan kocok bahan A hingga rata dan mengembang, masukkan bahan B, kocok sebentar hingga rata.
  2. Masukkan bahan C sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan dengan memakai sendok kayu.
  3. Bulatkan adonan, beri isian selai nanas yang sebelumnya sudah dibulatkan. Tata di loyang yang telah dioles tipis margarin. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Olesi kuning telur dan taburi dengan keju cheddar parut.
  5. Oven dengan suhu 150’C selama kurang lebih 15-20 menit hingga matang kecoklatan.
  6. Dinginkan di atas cooling rack dan masukkan ke dalam wadah kedap udara.
  7. Bahan B pada Resep Nastar Keju di atas boleh memakai keju parmesan utuh dimana menghasilkan rasa keju jauh lebih tajam. Akan tetapi boleh melakukan modifikasi dengan mencampurkan keju parmesan dan keju cheddar parut halus, dimana masing-masing komposisi 100 gram dan 50 gram. Sementara bahan C, yakni susu bubuk dan tepung terigu, perlu dicampur merata lalu ayak.

Resep Nastar Keju pada artikel ini mengandalkan selai nanas homemade alias buatan rumah. Tidak sulit membuatnya, banyak panduan singkat yang mudah diikuti. Jangan pernah memakai selai nanas pabrikan, biasanya sudah diberi gula buatan dan zat pengawet sehingga menghasilkan rasa aneh di lidah. Jika ingin eksperimen, silahkan saja memakai selai buah lain.

Selamat mencoba yaa..
Silahkan share resep ini jika dirasa bermanfaat 🙂

Resep:catatan-nina.blogspot.co.id

5 Tips Sukses dan Praktis Membuat Nastar Mulus Bebas Retak

Meskipun lebaran sudah lama berlalu, tapi euforianya masih terasa. Bahkan, saya juga masih menyetok beberapa kotak kue nastar kesukaan saya di rumah, sebagai teman ngemil ataupun untuk suguhan tamu. Selain rasanya yang enak, nastar juga cocok disajikan dalam berbagai acara. Cuma beberapa waktu lalu saya sempat bingung karena nastar yang saya buat bentuknya retak. Bahkan beberapa ada yang sampai selainya keluar lho. Rasanya enak sih, tapi tampilannya jadi kurang menarik, apalagi kalau untuk disuguhkan pada tamu.

Berbekal pengalaman tersebut, saya akhirnya bertanya pada salah seorang teman yang kebetulan berpengalaman di bidang pastry. Beliau memberi saya beberapa tips yang ternyata memang benar-benar manjur saat dipraktikkan langsung. Bentuk nastar yang saya buat alhasil berkilau dan mulus tanpa retak. Saya pun jadi lebih pede untuk menyajikannya. Nah, karena saya tidak ingin berhasil sendirian, jadi saya akan membagikan tipsnya untuk anda juga. Penasaran, kan? Yuk simak tipsnya di bawah ini!

  • Perhatikan cara pengolahan adonan nastar

Hal pertama yang harus diperhatikan agar permukaan nastar tidak retak adalah adonan dasarnya. Gunakan gula halus yang telah diayak, lalu kocok bersama margarin atau butter sebentar saja, jangan terlalu lama. Selanjutnya, anda bisa mulai menambahkan bahan lainnya secara perlahan dan aduk dengan spatula, bisa yang plastik, kayu, atau silikon seperti IKEA Spatula Karet (lihat di Lazada) yang aman dan mudah dibersihkan.

Hindari mengaduk adonan dengan menggunakan tangan, karena bisa menyebabkan margarin atau butter mencair, sehingga adonan pun menjadi mudah rapuh dan retak.

  • Perhatikan pemilihan selai untuk nastar

Salah satu penyebab utama nastar retak di permukaan adalah karena selai yang berada dalam nastar keluar atau pecah. Karena itu, penting sekali bagi anda untuk memilih selai yang tepat. Untuk isian nastar, sebaiknya anda memilih selai yang teksturnya kesat, padat, dan kering.

  • Isi selai secukupnya saja

Penambahan selai memang bisa menambah cita rasa nastar, tapi bukan berarti anda bisa mengisi selai sampai penuh. Isi selai secukupnya saja di bagian tengah adonan. Pastikan juga anda menutup seluruh selai dengan adonan yang cukup agar selai tidak keluar saat dipanggang dan menyebabkan permukaan nastar retak.

  • Beri jarak antar nastar saat dipanggang

Setelah semua nastar selesai dicetak, sekarang saatnya anda menata nastar pada loyang pipih yang sudah diolesi dengan mentega dan tepung terigu. Usahakan untuk memberi jarak pada setiap nastar. Supaya ketika nastar mengembang, kue tidak berdempetan dan retak saat dipisahkan.

  • Panggang nastar dengan temperatur yang pas

Suhu untuk memanggang nastar ternyata tidak bisa sembarangan lho. Jika suhu terlalu rendah, nastar akan susah matang. Tapi jika terlalu tinggi pun akan mengakibatkan nastar retak, bahkan gosong. Jadi usahakan untuk memanggang nastar dengan suhu oven sekitar 160-175°C selama dua puluh menit.

Dengan tips di atas, dijamin deh tampilan nastar anda akan cantik tanpa retak. Yuk, buktikan sendiri di rumah. Selamat mencoba!