Cara Bikin Sempol yang Enak, Praktis dan Hemat Tanpa Ayam, Cocok Buat Ide Jualan Bun !!

Tidak punya stock ayam tapi pengen bikin sempol, akhirnya bikin sempol tanpa ayam, ternyata hasilnya enak banget apalagi kalo dicocol sama saos kacang eummm nyam nyam deh

Bahan Bahan

  • 5 sendok makan tepung terigu serbaguna
  • 2 sendok makan tepung tapioka
  • 1 batang daun bawang cincang
  • 3 siung bawang putih haluskan
  • Secukupnya kaldu bubuk
  • Merica, garam secukupnya
  • Air secukupnya

Bahan Untuk Saos Kacang

  • 2 sendok makan kacang tanah goreng
  • 10 buah cabe rawit goreng
  • 3 siung bawang putih goreng
  • 5 siung bawang merah goreng
  • 2 sendok makan saos tomat
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan saos tiram
  • Secukupnya merica, garam
  • 1 sendok teh tepung maizena

Cara Membuat Sempol Tanpa Ayam by Evina Nahar

  1. Siapkan wadah, lalu masukkan tepung terigu, tapioka, kaldu bubuk, merica, garam, daun bawang, bawang, aduk sampai merata
  2. Masukkan air, sedikit demi sedikit, sambil di aduk sampai adonan kalis
  3. Siapkan tusuk sate, lalu bentuk bulat – bulat kemudian pipihkan di tusuk sate
  4. Didihkan air, lalu masukkan sempol sampai terangkat ke atas, dan tiriskan
  5. Kocok 1 butir telur, lalu lumuri sempol dengan telur tersebut, dan goreng sampai matang
  6. Jika ingin telur lebih terasa, boleh diulangi 2x penggorengan. 1x goreng setengah matang, celupkan lagi ke kocokan telur, setelah itu goreng lagi hingga warna terlihat cantik.
  7. Untuk saos kacangnya, ulek kacang tanah, bawang putih, bawang merah, lalu didihkan sedikit air kemudian masukkan bumbu. dan masukkan juga saos tomat, kecap manis, saos tiram, merica, garam.. tunggu sampai mendidih
  8. Setelah mendidih masukkan tepung maizena yang sudah dicairkan. lalu masak sampai meletup letup. dan sajikan dengan sempol tanpa ayam eummm nyam nyam

Selamat mencoba

Sumber : kompinikmat.blogspot.com

5 Tips Jitu Memilih Tepung Terbaik

Tepung bisa digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan, mulai dari kue kering, cake, gorengan, hingga mie dan roti. Tapi ternyata memilih tepung juga tidak boleh sembarangan, lho!

Kira-kira apa saja ya yang perlu diperhatikan saat memilih tepung? Berikut 5 tips yang perlu diperhatikan:

Sesuaikan dengan penggunaannya
Tepung tidak hanya satu jenis saja, melainkan ada beberapa jenis tepung yang digunakan untuk tujan dan keperluan yang berbeda pula, mulai dari tepung terigu, tepung jagung atau tepung maizena, tepung beras, hingga tepung beras ketan. Setiap tepung memiliki perannya masing-masing. Nah, bagi Teman STOQO yang ingin memilih tepung, pilihlah tepung yang memang sesuai dengan penggunaannya.

Misalnya saja tepung terigu. Faktanya, tepung ini sendiri tidak hanya memiliki satu jenis, melainkan hingga tiga jenis. Ketiga jenis tersebut adalah tepung terigu protein rendah, tepung terigu protein sedang, dan tepung terigu protein tinggi. Penggunaannya juga berbeda. Jika Teman STOQO ingin membuat mie dan roti, pilihlah yang berprotein tinggi karena semakin tinggi proteinnya, semakin kenyal pulalah tepung itu sehingga memudahkan pembentukan. Jika Teman STOQO ingin membuat kue kering dan cake, maka pilihlah yang proteinnya sedang. Lalu jika ingin membuat gorengan, pilihlah yang berprotein rendah.

Perhatikan warna tepung tersebut

Saat memilih tepung, perhatikanlah warnanya. Jangan sampai Teman STOQO salah pilih atau justru tepung yang diambil tertukar dengan jenis tepung yang lain. Misalnya saja tepung beras dan beras ketan. Sekilas bisa dibilang memiliki warna yang hampir mirip, mengingat sama-sama berwarna putih. Meskipun beras ketan ada yang berwarna hitam, namun masih ada juga yang warnanya putih. Nah, perlu diingat bahwa dari segi warna, tepung beras ketan memiliki warna putih gading, sedangkan tepung beras warnanya putih namun agak bening.

Kemudian pilih juga yang warnanya tidak kusam. Sebab, jika Teman STOQO tetap menggunakan tepung yang warnanya kusam bahkan tidak seperti tepung pada umumnya, bisa jadi kualitas yang didapatkan juga sudah menurun dan cenderung berkualitas buruk.

Pilih yang tidak berbau dan bebas dari kotoran
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bau dan aroma. Ya! Perlu diketahui bahwa pada umumnya, tepung yang memiliki kualitas baik dan layak pakai tidak berbau apek. Hal tersebut dikarenakan tepung yang berbau apek bisa jadi menandakan adanya jamur atau mikroorganisme (seperti kutu, ulat, belatung, dan sebaginya) yang sudah mulai merusak kualitas pada tepung tersebut.

Selain bau, perhatikan juga jika ada benda asing apapun yang menempel atau berada pada tepung. Pastikan tidak ada kotoran apalagi kutu pada tepung yang ingin dibeli. Tepung yang penuh dengan kotoran apalagi hewan seperti kutu bisa dipastikan kualitasnya pun tidak baik.

Perhatikan Teksturnya
Selain warna, bau, serta kebersihan, Teman STOQO juga wajib memperhatikan tekstur dari tepung yang ingin dibeli. Pastikan bahwa tepung yang hendak dibeli terasa halus di tangan, karena itu menandakan kualitas tepung yang baik. Sebaliknya, jika terasa kasar, cobalah perhatikan apakah terdapat benda asing seperti kotoran maupun kerikil. Kemudian, coba lihat apakah tepung menempel di tangan. Jika ya, artinya tepung tersebut memang layak dikonsumsi.

Pastikan juga bahwa tidak ada gumpalan pada tepung, Tepung yang menggumpal biasanya terjadi karena tepung itu sudah cukup lama alias bukan bahan baku yang masih fresh. Lagipula, tepung yang tidak menggumpal akan sangat memudahkan proses mengolah menjadi makanan yang berkualitas (misalkan saat mengayak tepung).

Pilih yang Bersertifikat
Poin penting lain yang perlu Teman STOQO ketahui, perhatikan saat memilih produk yang dijamin melewati proses produksi bersertifikasi. Bersertifikasi di sini artinya sudah melalui uji control kualitas makanan sesuai standar internasional. Beberapa dari tepung tersebut biasanya kemudian diberi tanda GMP (Good Manufacturing Practice) dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point).

Dengan memilih tepung yang telah melalu proses GMP dan HACCP, maka bisa dipastikan Teman STOQO akan mendapatkan tepung yang kualitasnya memang baik dan aman untuk dikonsumsi. Jadi jangan asal pilih tepung, ya! Pastikan dulu bahwa tepung tersebut memang memiliki tanda GMP dan HACCP untuk memastikan kualitasnya memang baik dan teruji supaya hasilnya juga baik.

Sumnber : https://www.stoqo.com/blog/1335/5-tips-jitu-memilih-tepung-terbaik/