Resep Kentang Mustofa kriuk ALa Ema Rahmah Fauziyah

Mustofa ini favorit suami banget, dulu pertama kali bikin melempem 😭. Seneng banget percobaan kedua berhasil garing kriuk-kriuk yeayyyyy πŸ˜€. Dicoba deh resepnya nya, semoga berhasil 😊

Bahan-bahan

  • 1 kg kentang segar
  • 2 lembar daun salam
  • 6 lembar daun jeruk, iris tipis
  • 2 cm Lengkuas, geprek
  • secukupnya Garam, gula pasir dan penyedap
  • secukupnya Air asem
  • Minyak goreng

Bumbu halus :

  • 10 cabe merah kriting
  • 5 cabe merah besar
  • 8 bawang putih
  • 4 bawang merah

Langkah

  1. Pertama kupas kentang, cuci bersih rendam di air biasa aja ya (g perlu air garam)
  2. Parut kentang dengan parutan sayuran atau potong bentuk korek dengan pisau jg boleh asal jgn terlalu tebal
  3. Setelah semua selesai diserut, cuci bersih sampai air bilasannya jernih, biar nanti digoreng g lengket.
  4. Panaskan wajan, masukan minyak goreng sampai panas lalu goreng deh. Ingat : hrs terendam minyak ya dan setelah agak kering baru perlahan diaduk sampai kuning, hati-hati gosong ya..
  5. Sementara kentang digoreng. Blender bumbu halusnya pakai minyak ya, no air! Sampai benat-benar halus
  6. Panaskan minyak, tumis bumbu halus masukan lengkuas, air asem, daun jeruk dan daun salam. Tambahkan garam, gula dan penyedap. Masak sampai benar-benar matang dan yakin kandungan airnya habis ya.
  7. Masukan kentang yang sudah ditiriskan, aduk-aduk sampai bumbu merata dengan api kecil ya. Setelah bumbu merata, matikan api.
  8. Tips biar mustofa lebih kriuk adalah : setelah api dimatikan terus aduk-aduk mustofa sampai wajan menjadi dingin. Agak pegel juga sih, tapi dijamin deh mustofa bakal garing dan kriuk.
  9. Setelah dingin, barulah mustofa disimpan di wadah tertutup biar awet garing nya.
  10. Selamat mencoba 😊

Sumber : cookoad

6 Cara Memilih Kentang Bagus dan Berkualitas

Siapa yang tidak tahu kentang, sayuran yang sering menjadi pengganti nasi ini sering dimasak menjadi berbagai makanan. Mulai dari sop, tumis, gulai, mashed potato, kentang goreng, perkedel kentang, sambal kentang balado, hingga kue dan donat. Duh, ngiler kan saya ngomongin kentang!

Selain di pasar tradisional, anda dapat membeli kentang di supermarket. Namun harganya yang lebih mahal dan pilihannya yang terbatas membuat saya lebih memilih membelinya di pasar daripada supermarket. Jika sering membeli kentang di pasar, anda juga akan lebih pintar memilih kentang yang bagus dan murah. Karena biasanya anda dapat memilih kentang dari berbagai pilihan ke beberapa penjual. Berikut ini saya akan memberikan tips cara memilih kentang yang bagus agar saat dimasak apapun olahan kentang anda akan selalu lezat.

Berdasarkan jenisnya agar lebih mudah saat diolah

Secara garis besar terdapat 4 jenis kentang yang sering kita jumpai di Indonesia.

Kentang putih

Yang memiliki isi berwarna putih, rasanya agak hambar, cenderung lengket dan tidak mudah hancur. Cocok untuk sup, siomay, atau sambal balado.

Kentang mentega

Yang memiliki warna lebih kuning dan rasanya lebih enak dari kentang putih. Memiliki tekstur yang lebih empuk setelah dimasak. Kentang ini terbagi menjadi dua yaitu kentang granola yang memiliki kulit yang halus dan mata yang terlihat jelas dan dalam. Kentang ini memiliki kadar air yang banyak didalamnya sehingga cocok untuk direbus. Kentang yang kedua adalah kentang tes yang kulitnya agak kasar dan matanya tidak terlalu jelas terlihat. Kentang ini memiliki kadar air yang sedikit sehingga cocok untuk dijadikan keripik kentang atau kentang goreng.

Kentang merah

Yang memiliki kulit berwarna merah tapi isinya tetap berwarna kuning. Kentang ini berasal dari daerah Dieng dan memiliki kandungan karoten yang tinggi sehingga berkhasiat untuk penyakit jantung serta menjaga daya tahan tubuh.

Kentang hijau

Yang memiliki warna kulit kehijauan karena terlalu muda atau kebanyakan terpapar sinar matahari. Kentang ini memilki senyawa solanin yang bersifat racun. Oleh karena itu, hindari membeli kentang seperti ini agar tidak sakit perut dan sakit kepala.

Β Permukaan yang halus dan tidak bergelombang

Selain agar tidak sulit saat mengupasnya, kentang berkulit halus juga memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan yang berkulit kasar.

Β Terasa berat, terlihat segar, tidak ada lubang di permukaannya, tidak retak, tidak busuk di sebagian sisinya dan tidak ada retakan di kulitnya

Pilihlah yang mempunyai kulit tebal, tandanya terdapat garis-garis kecoklatan pada kulit kentang.

Warna kuning muda atau putih kekuningan

Jangan memilih kentang yang berwarna kehijauan. Kentang ini biasanya lebih pahit karena sudah terkena banyak sinar matahari atau dipanen terlalu muda.

4. Bertekstur keras dan tidak bertunas

Kentang yang bertekstur lunak dan bertunas memiliki kualitas yang kurang baik. Jangan pula memilih kentang yang kulitnya sudah mulai keriput.

Pilih ukuran sesuai masakan yang akan dibuat

Untuk membuat kentang goreng atau keripik kentang, pilih kentang yang berukuran besar. Pilih kentang berukuran kecil untuk olahan kentang yang dikukus atau direbus. Ada juga kentang berukuran mini atau baby potatoes yang biasa ditambahkan dalam rendang, sambal goreng/balado, dan semur.

Setelah dibeli, segera keluarkan kentang dari plastiknya

Simpan di tempat yang sejuk dan terpisah dari sayuran lain agar tidak cepat busuk. Kentang tidak perlu di cuci terlebih dahulu dan tidak perlu disimpan di kulkas agar tidak.